Branding perusahaan Anda – logo dan tagline saja tidak cukup

Rebranding bisa menjadi tantangan paling kompleks dan paling berisiko yang dihadapi oleh pemilik bisnis. Anda mengambil perusahaan atau produk yang dikenal, dipercaya, dan dicintai orang…. dan mengubahnya. mempertaruhkan? Ya. Anda mengacaukan ini dan semua yang Anda buat menghilang dan Anda harus memulai dari awal.

Tanyakan saja pada Wendy Pearsall.

Wendy meluncurkan eMoms di rumah sebagai hobi. Sekarang, hanya beberapa tahun kemudian, situs tersebut menjadi jaringan blogging tujuh saluran dan legenda di kalangan blogging dan bisnis rumahan.

Perusahaan baru-baru ini menemukan salah satu trik terberat dalam bisnis: rebranding. Jaringan blog eMoms sekarang dikenal sebagai Sparkplugging, dinamakan demikian karena para blogger dan pembaca situs adalah “Spark Plugs” – orang yang membuat sesuatu.

Branding lebih dari sekedar slogan dan slogan. Ini adalah proses identifikasi. Ini tentang menemukan inti Anda. Ini tentang menciptakan identitas Anda.

Ingatlah hal-hal berikut:

  • logo
  • garis identifikasi
  • warna
  • garis
  • Nama Perusahaan
  • Janji Merek
  • Deskripsi verbal untuk perusahaan Anda
  • Kemasan
  • Bangunan/Interior

Masing-masing adalah bagian penting dari merek Anda. Namun sebelum Anda mulai menggunakan logo dan tag deskriptif, lihat hal-hal seperti Janji Merek. Kata-kata dan gambar adalah simbol – bagaimana Anda memilih simbol yang mewakili apa yang mereka wakili jika Anda tidak tahu apa yang mereka wakili?

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat Anda tanyakan pada diri sendiri untuk memulai:

  • Kebutuhan emosional apa yang saya penuhi untuk klien saya? (Jangan bingung dengan produk atau layanan Anda)
  • Apakah solusi saya (produk dan layanan) memenuhi janji eksplisit dan implisit yang saya buat untuk klien saya?
  • Jika perusahaan saya adalah seseorang, bagaimana saya menggambarkan kepribadiannya?
  • Bagaimana saya harus menempatkan posisi terbaik perusahaan saya untuk menarik pelanggan yang kemungkinan besar akan berinvestasi dalam produk atau layanan saya?
  • Apakah “bagaimana saya ingin perusahaan saya dilihat” dan “bagaimana saya menggambarkan perusahaan saya” konsisten?
  • Bisakah bisnis saya lebih menguntungkan jika saya mengevaluasi kembali asumsi saya tentang apa yang dicari klien saya?

Setelah Anda mulai menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, copywriter, desainer grafis, dan anggota lain dari tim pemasaran Anda akan lebih siap untuk membuat atau mendefinisikan kembali merek Anda.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close